Home arrow Review arrow The Italian Secretary - Caleb Carr
The Italian Secretary - Caleb Carr
Oleh nanaissance   
Selasa, 19 Agustus 2008

The Italian Secretary (Sekretaris Itali)—A Further Adventure of Sherlock Holmes
by Caleb Carr

Penerjemah: Andang H. Sutopo
Penerbit: PT. GPU
Edisi Pertama, Mei 2008
296 hal.
Rp. 37.000,00


Kalau mengharapkan buku ini bakal sama persis dengan petualangan Sherlock Holmes “asli” karangan Sir Arthur Conan Doyle, kamu pasti bakal kecewa. Soalnya saya begitu. Hihihi.

Bodoh banget kan? Apa yang saya harapkan? Ini adalah karya Caleb Carr yang kebetulan aja nama karakternya mirip dengan milik detektif kenamaan ciptaan Conan Doyle.

Saya mengira bakal bertemu dengan karakter Sherlock Holmes yang arogan, atau Dr. Watson yang polos. Ternyata berbeda banget, apalagi di awal-awal cerita. (Walau di akhir cerita sudah tidak kentara lagi perbedaannya).

Dr. Watson di kisah ini adalah seorang yang sangat cerdas dan mampu mengimbangi kekuatan deduksi (atau induksi? Saya lupa!) Holmes yang akurat. Aslinya kan gak begitu, setiap pemikiran Watson biasanya salah dan cenderung polos serta menyepelekan (atau saya tertukar tokoh ini dengan tokoh Kapten Hastings sahabatnya Poirot, ya?). Dr. Watson mudah panik, dan biasanya sengaja dibuat kebingungan sama tingkah Holmes.

Holmes (yang saya tahu) jarang memuji-muji orang lain, gemar berteka-teki, juga tidak begitu saja mengumbar hasil analisanya di awal cerita, dan baru menjelaskan di akhir-akhir.

Tapi … berhubung ini karya Caleb Carr yang tokoh utamanya “kebetulan” sama dengan tokoh utama Conan Doyle, yah kita nikmati sajalah…. :D

Cerita dimulai ketika Dr Watson mendapati bahwa sang induk semangnya di Baker Street 221b uring-uringan. Semua itu ada hubungannya dengan kelakuan Sherlock Holmes yang mendadak menjadi aneh.

Rupanya Mrs. Hudson merasa “tersindir” melalui perkataan Holmes, atas ketakutannya akan hantu yang bergentayangan.

Segala tetek-bengek tentang hantu itu justru menjadi asal muasal penyelidikan yang mereka hadapi mengenai pembunuhan yang melibatkan sang sekretaris itali—asisten sang ratu yang dibunuh lima ratus tahun silam dan kini berusaha membalas dendam. Benarkah demikian? Benarkah hantu itu bangkit dari kubur? Atau hanya sekadar upaya seseorang yang menjadikannya pembenaran untuk melakukan pembunuhan serupa?

Dimintai bantuan oleh Mycroft Holmes, kakak Sherlock yang antisosial, kedua sahabat itu pergi ke Hollyrood House yang terkenal angker, dan menyelidiki 2 pembunuhan yang ujung-ujungnya mengarah pada percobaan pembunuhan sang Ratu sendiri.

Yang pertama adalah Sir Alistair Sinclair, seorang arsitek bangunan bersejarah, mengalami kecelakaan mengerikan ketika sedang berleha-leha di rumput, dan “terinjak” mesin pemotong rumput, sehingga tewas akibat luka tusukan di sekujur tubuhnya.
Yang kedua adalah Dennis McKay, salah satu pekerja Alistair Sinclair, yang tewas mengenaskan dalam kondisi yang sama. Hanya saja kematian Sinclair dianggap sebagai kecelakaan, sementara kematian McKay dianggap pembunuhan.

Jika dilihat benar-benar, cara kematian mereka sesuai dengan cara kematian sang Sekretaris Itali sendiri, yaitu ditusuk-tusuk sampai mati. Bagaimana hubungan dua kematian itu dengan insiden yang terjadi di masa lalu, adalah tugas yang harus diselesaikan oleh Holmes dengan bantuan Watson.

Buku ini penuh detail sejarah yang kelam, dan benar-benar bikin penasaran. Sayang akhirnya gak terlalu “nendang”, karena misterinya belum apa-apa sudah terjawab di tengah-tengah cerita. Lalu, ada “misteri” tidak terjawab yang sampai sekarang masih membuat saya bergidik ngeri.

Setidaknya buku ini lebih bagus daripada ulang-kisah Sherlock Holmes karya Mitch Cullin (Misteri yang Tak Terpecahkan).

Hmmm… Tiga bintang sajalah!

BTW, ada 2 kesalahan yang menurut saya fatal. Entah di halaman berapa (saya lupa), tertulis Mrs. Holmes padahal seharusnya Mrs. Hudson; yang satu lagi juga tertulis Mrs. Holmes padahal seharusnya Mrs. Hackett. Padahal kan Holmes gak pernah punya istri… :D

-nat-

Baca lengkap di: My Bookshelf


Related news items:

 

Disclaimer:

Sajian yang terdapat di Kutubuku.com berasal dari berbagai blog/situs web yang menyediakan feed dalam format RSS. Kutubuku.com TIDAK MENGEDIT sajian yang diperoleh dari feed tersebut; dan jika diperlukan hanya memperkecil gambar agar pas dengan tata letak saja. Sajian tersebut tidak mencerminkan pendapat dan pandangan Kutubuku.com. Kutubuku.com ditujukan sebagai upaya untuk mempromosikan budaya membaca dan menulis. Hak cipta atas sajian di situs web ini adalah milik masing-masing penulis/penerbitnya.

Login






Lost Password?
No account yet? Register

Toko Buku Online: