|
 Judul : Wicked - The Life and Times of The Wicked Witch of the West Pengarang : Gregory Maguire (c) 1995 Penerbit : HarperCollins, Harper paperback printing : October 2007 Tebal : 519 halaman ; 10, 5 x 17,5 cm
Seorang bayi perempuan dilahirkan berwarna hijau, dan gigi-giginya tajam seperti pisau. Siapa yang tidak takut punya bayi seperti itu. Dialah Elphaba, yang ayahnya seorang pendeta Unionist dan ibunya putri penguasa Munchkinland. Sang ibu sebenarnya merasa kesepian, karena suaminya sering bepergian, meninggalkannya sendiri. Terkadang, ibu yang dulunya seorang putri orang penting itu, berselingkuh dengan tamu-tamu yang datang ke tempat mereka. Itulah sebabnya, siapa sebenarnya ayah Elphaba tidak terlalu jelas. Mungkin karena itulah dia lahir berwarna hijau.
Dari bayi, Elphaba sudah menunjukkan keanehan. Dia sangat takut pada air, dan akan menjerit-jerit tersiksa kalau didekatkan ke air. Ibunya sampai memanggil Nanny, perempuan yang dulu merawatnya, untuk membantu merawat Elphaba.
Setelah remaja, Elphaba pergi ke Shiz untuk bersekolah di sekolah asrama khusus anak perempuan. Saat itu, Ibu Elphaba sudah meninggal waktu melahirkan adik laki-lakinya. Selain itu dia juga punya adik perempuan, Nessarose, yang terlahir cacat. Sebuah kisah aneh juga melatarbelakangi kelahiran Nessarose. Tapi sebuah ramalan mengatakan kalau kedua kakak beradik ini akan punya peranan sangat penting di Oz. Di Shiz ini juga, Elphaba bertemu dengan Glinda, teman sekamarnya, yang nantinya akan menjadi penyihir baik.
Tapi saat itu, Sang Penyihir melakukan kudeta, menyingkirkan penguasa Ozma dari puncak kekuasaan di Emerald City. Sejak Sang Penyihir menguasai Oz, banyak terjadi hal yang membuat keadaan memburuk. Para Hewan ditindas, pembunuhan terjadi. Elphaba tak senang dengan itu semua. Pembunuhan seorang pengajar di Shiz membuat kemarahan Elphaba memuncak, dan pertemuannya dengan Sang Penyihir malah meyakinkan Elphaba kalau dia harus melawan.
Elphaba lari dari sekolah, dan melakukan pergerakan bawah tanah. Tapi setelah beberapa tahun, dia bertemu dengan Fiyero, pangeran Arjiki, yang dulu dikenalnya waktu masih bersekolah di Shiz. Di antara mereka terjalin hubungan cinta, tapi berakhir dengan kematian Fiyero di sebuah pemberontakan terhadap Sang Penyihir, yang gagal. Elphaba sendiri sempat mengalami masa-masa koma dan akhirnya tinggal di biara Saint Glinda, sebelum akhirnya dia pergi ke Kiamo Ko, rumah Fiyero.
Di Kiamo Ko, Elphaba akhirnya tinggal bersama istri dan anak-anak Fiyero, bersama seorang anak laki-laki yang dia bawa dari biara. Dan di sini jugalah, Elphaba akhirnya menemui ajalnya, saat seorang anak perempuan bernama Dorothy, yang datang dari dunia lain, menyiramnya dengan air!
Yah, ini adalah kisah tentang Elphaba si penyihir jahat dari barat, yang kita temui di kisah The Wizard of Oz karya Frank L. Baum. Di sini, Gregory Maguire berhasil memikat kita dengan kisah hidup sang penyihir yang disebut jahat. Benarkah Elphaba itu jahat? Atau bahkan, benarkah dia seorang penyihir? Dari mana datangnya sepatu merah yang dipakai Dorothy itu?
Berbagai hal akan kita temui yang membuat kita teringat pada kisah Dorothy dan ketiga temannya, Tin Man, Scarecrow dan sang Singa yang penakut itu. Kita juga akan semakin akrab dengan dunia Oz, berbagai wilayah Oz yang ajaib itu. Liku-liku politik Oz juga akan mewarnai buku ini. Selain itu, kalimat-kalimat njelimet namun sangat keren menjadi ciri khas Gregory Maguire. Dan jangan lupa, walau ini kisah tentang Oz, tapi sebenarnya buku ini novel fantasi yang sangat dewasa, har har har!
Memang, buku ini lebih asik kalau dinikmati perlahan-lahan, dan pada akhirnya kita akan jatuh cinta pada Oz.
Baca lengkap di:
Related news items: |