Home arrow Review arrow ayo borong buku...!
ayo borong buku...!
Oleh noreply@blogger.com (n. mursidi)   
Minggu, 29 Juni 2008

Tak akan pernah ada pemeran buku yang digelar setiap hari. Maka tak ada langkah bijak kecuali Anda harus meluangkan waktu untuk hadir, dan memborong buku yang Anda minati dalam "Pesta Buku Jakarta 2008" yang digelar IKAPI --Ikatan Penerbit Indonesia-- DKI Jakarta di Gedung Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta dari tanggal 28 Juni - 6 Juli 2008 ini. Apalagi, "Pesta Buku Jakarta 2008" ini tergolong pameran buku terlengkap dan terbesar di Indonesia.

Maklum, Pesta Buku Jakarta 2008 ini didukung oleh ratusan penerbit (tak kurang 242 penerbit) yang sengaja menjadikan pameran ini sebagai ajang promosi dalam mempublikasikan buku-buku terbaru dan unggulan. Tak salah jika dalam pameran buku kali, IKAPI DKI Jakarta mengusung tema "Jakarta Banjir Buku".

Jakarta yang selalu diidentikkan dengan banjir (bahkan macet), rupanya ingin "dicitrakan" lain dalam bentuk banjir buku. Bahkan untuk mendukung Pesta Buku Jakarta 2008, IKAPI DKI Jakarta --dalam rangka memperingati ulang tahun Jakarta ke- 481 ini-- menggelar beberapa kegiatan, antara lain; bedah buku, seminar tentang buku, pelatihan Speed Reading, talk show, beberapa lomba untuk siswa sekolah dan acara-acara lain yang menarik.

Apakah dengan berlangsungnya Pesta Buku Jakarta 2008 ini, Jakarta akan benar-benar banjir buku? Untuk menjawab pertanyaan itu, tentu Anda harus "membuktikan" sendiri datang dan menghadiri pesta buku ini ke Gedung Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Jika Anda sudah datang, tentu tak ada langkah arif selain Anda memberong atau minimal membeli buku yang selama ini Anda minati. Pasalnya, tak akan ada pameran buku yang digelar setiap hari dan moment kali ini merupakan moment langka.

Karena ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan, jika Anda berkesempatan hadir di Pesta Buku Jakarta 2008 kali ini. Pertama, Anda bisa mendapatkan buku-buku langka yang selama ini susah dan bahkan sulit Anda cari, lantaran tidak tersedia di sejumlah toko buku. Kedua, Anda bisa membeli buku dengan harga murah. Tak tanggung-tanggung, diskon buku yang dijanjikan pun sampai 70 %. Untuk kalangan guru dan siswa sekolah, bahkan diberikan diskon "tambahan" 10 % untuk buku-buku tertentu di stant yang diberi label khusus.

Ketiga, Anda dapat bertemu bahkan berkenalan dengan pengarang atau penulis buku yang selama ini tidak pernah Anda kenal secara langsung atau bertatap muka, kecuali melalui buah karya yang sampai di tangan Anda. Pasalnya, dalam acara seminar tentang buku dan bedah buku, tak jarang digelar acara temu pengarang-pembaca.

Untuk itu, tunggu apa lagi! Ayo banjiri Gedung Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta dan borong sejumlah buku yang Anda minati! Karena itu, saya mengusulkan kepada IKAPI DKI Jakarta. Pertama, untuk lebih sering menggelar acara pameran buku serupa. Pasalnya, dengan menggelar pesta buku semacam Pesta Buku Jakarta 2008 ini, masyarakat bisa dekat dengan buku. Maklum, "minat cara" masyarakat Indonesia masih tergolong rendah, sehingga butuh didorong dengan acara seperti pameran buku.

Kedua, dengan ajang pameran buku --semacam Pesta Buku Jakarta 2008 ini-- diharapkan tidak hanya sekedar bersifat seremonial tanpa ada follow up. Karena itu, tidak ada salahnya dalam pesta buku Jakarta 2008 semacam ini, IKAPI DKI Jakarta bisa mengadakan kegiatan yang "berkesinambungan" semisal beasiswa penulisan buku, sehingga penulis termotivasi untuk menghadirkan karya-karya yang berbobot, dan berkualitas. Maklum, bukan suatu rahasia lagi, kalau dikatakan penulis di Indonesia masih banyak yang hidup dalam lilitan beban akibat menangung kebutuhan yang tergolong tinggi jika dibandingkan dengan "honor" yang diterima oleh penulis.

(Ciputat, 27 Juni 08)

Baca lengkap di: e t a l a s e b u k u


Related news items:

 

Disclaimer:

Sajian yang terdapat di Kutubuku.com berasal dari berbagai blog/situs web yang menyediakan feed dalam format RSS. Kutubuku.com TIDAK MENGEDIT sajian yang diperoleh dari feed tersebut; dan jika diperlukan hanya memperkecil gambar agar pas dengan tata letak saja. Sajian tersebut tidak mencerminkan pendapat dan pandangan Kutubuku.com. Kutubuku.com ditujukan sebagai upaya untuk mempromosikan budaya membaca dan menulis. Hak cipta atas sajian di situs web ini adalah milik masing-masing penulis/penerbitnya.

Login






Lost Password?
No account yet? Register

Toko Buku Online: