
Puisi bebas sebagaimana yang terdapat dalam
Duka-Mu Abadi barangkali juga adalah pembongkaran bentuk kuatrin, jika kuatrin kita selama ini harus mengetatkan dirinya dengan frase-frase mengambang. Puisi bebas Sapardi Djoko Damono yang kemudian adalah upayanya mengembalikan kalimat sebagai anasir terpenting puisi, namun demikian pun kalimat-kalimat masih leluasa mematahkan dirinya untuk mencapai pengucapan yang sehemat mungkin. Sajak