Titik Tengah (1)


Setiap kali kita merasa puisi Indonesia bergerak terlalu jauh ke kiri atau ke kanan, kita membaca kembali puisi Sapardi Djoko Damono. Barangkali tidak sekadar membaca kembali, tapi membaca terus-menerus, karena kita tak nyaman terpental-pental oleh dua ekstrem itu. Puisi Sapardi menjadi titik moderat manakala di ujung kiri puisi kita menjadi pucat-pasi, menjadi puisi amanat; dan di ujung kanan, puisi menjadi gelap tak tertembus, menjadi barang untuk

Selengkapnya...

 

seberapa dalam kah lautan?

seaworld1Kejutan yang menyenangkan di bulan Maret ini datang dari teman-teman pengelola Blogdetik (Tim Community detikcom). Akibat saya rajin

Selengkapnya...

 

seorang penyair, di suatu malam

sapardiandmeSapardi, saya lupa mengutip seseorang atau tidak, menyebut para penyair sebagai mahluk yang selalu ditarik-tarik antara dua kutub. di

Selengkapnya...

 

Emka Rilis Buku & Lansir CD

 

Kapanlagi.com - Selengkapnya...