
Dalam puisi modern, sangatlah mungkin kata-kata berjuang untuk tidak mengatakan apa-apa. Tetapi puisi mustahil mencapai kekosongan semacam itu, sebab kata telanjur punya arti yang dibaku-bekukan oleh kamus dan wicara umum. Puisi, dengan begitu selalu menjaga tegangan antara arti dan kekosongan. Jika penyair tahu bahwa ia mustahil mencapai keadaan nir-arti, tanpa nir-rupa atau nir-suara, maka ia selalu terus memperlihatkan usaha ke arah sana—usaha yang mungkin