|
Oleh Kinoysan
|
|
Senin, 12 Mei 2008 |
|
Beberapa waktu yang lalu (bulan April 2008, saya lupa tanggalnya) ketika saya berada di bagian timur Pulau Jawa, SDRI. RATNA dari MAJALAH ADIL menelpon dan meminta wawancara. Dia mengatakan mengetahui nama saya dan direkomendasikan oleh Asma Nadia. Saya sempat terharu dengar kabar itu. Mbak Asma baik ya! Peduli banget sama penulis. Saat itu saya sedang konsens dengan pekerjaan saya dan meminta Sdri. Ratna untuk telpon saya lagi keesokan harinya. Habis itu saya nggak telpon atau sms Mbak Asma untuk tanya soal Sdri Ratna dan Majalah Adil. Saya tidak berpikir untuk cari tahu Majalah Adil karena repot banget dan juga rekomendasinya Mbak Asma. Esoknya wawancara tentang penulisan, buku, dll. pun saya turuti. Yang saat itu cukup mengganggu saya adalah pertanyaan Sdri Ratna tentang besaran royalti yang saya terima. Saya tidak menjawabnya dan dia menekan saya dengan mengatakan off the record tidak akan dimuat atau tidak ditampilkan. Saya tetap diam. Saya paling males kalau ditanya-tanya soal se...
Lebih lengkap baca di:
Related news items: |