|
Oleh EWA
|
|
Selasa, 04 November 2008 |
|
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
ALASAN. Pagi, saya ke kantor Bandjarbaroe Post. Dalam enam bulan terakhir, jarang singgah. Segala hal dibereskan Abdurrahman Hakim, Pemimpin Redaksi. Bandjarbaroe Post, dibangun atas ‘ide besar’ seorang penulis kecil. Wuaw … tampilannya kini full-colour pada kertas mengkilat, ciamiklah. Banyak hal dalam pembenahan kami bicarakan. Hakim menerima pegawai baru. Bersiap-siap. Sebab, dua orang [...]
Baca lengkap di:
Related news items: |