|
HARI KEDUA DI NEGERI SINGA |
|
Oleh djenar
|
|
Selasa, 20 Mei 2008 |
|
I
Saya terbangun karena suara telepon. Saya pikir Phillip, yang memang berjanji akan menelepon kalau ia sudah tiba di hotel untuk meeting dengan Shanty Harmain jam delapan pagi. Tanpa melihat jam saya langsung menjawab telepon, “Morning, Phillip.” Ternyata bukan Phillip. Dan jam baru menunjuk ke pukul lima dini hari (siapa dan pembicaraan apa yang terjadi di [...]
Baca lengkap di:
Related news items: |