|
Setelah Novel AAC dan LP, apalagi, ya?  Perrtanyaan di atas saya yakin banyak yang penasaran ingin tahu jawabannya karena sampai sekarang belum ada satupun yang bisa memprediksikan. Selain karena memang tidak mudah diprediksi, juga belum ada penulis yang mau menunjukkan diri untuk menjawabnya. Kemarin saya diminta baca novel terbaru karya Mas Tasaro. Peraih Anugerah Pena FLP tahun 2005, Peraih Adikarya Ikapi tahun 2006 dan 2007. Novel dengan tebal kurang lebih 400 halaman itu cukup membetot emosi saya. Jalinan kata yang tidak biasa, tetapi tetap populer, alur yang tidak mudah ditebak, penokohan yang berkarakter, dan isu yang selalu hangat dibincangkan bergelindan membuat saya terperangah sesaat, terkejut, diam, tersenyum, dan sesekali membuat detak jantung serta napas saya tidak beraturan saking menguras emosi. Dewi Lestari sampai mencurahkan emosi positifnya hanya untuk memberi endosment, setelah membaca novel ini. Selain Dewi Lestari, ada Kang Imam Tantowi, Ahmad Tohari...
Baca lengkap di:
Related news items: |